Beauty 101 #2 : All About Cleanser [Serba-Serbi Pembersih Wajah]


Jaman semakin modern pilihan untuk perawatan wajah pun semakin banyak.
Begitu pula untuk pembersih wajah. Hanya untuk sekedar membersihkan wajah yang luasnya bahkan ga sampe setengah meter persegi ini aja macemnya bisa ngalahin jenis sampo mobil.
Emang apa aja sih jenis pembersih wajah?

1. Susu Pembersih (Milk Cleanser)


Pembersih wajah pertama kalo yang saia tau ya susu pembersih ini. Biasanya punya gandengan yaitu toner. 
Susu pembersih biasanya berbentuk lotion. Pemakaiannya biasanya dituang pada kapas lalu diusapkan pada wajah yg kotor. Setelah itu wajah dilap lagi pakai kapas bersih.
Menurut saia, daya angkat susu pembersih ini gak begitu kuat. Saya butuh kira-kira 5 kapas untuk membersihkan muka saia yg full make up. Selain boros, biasanya kulit saia suka perih kalo abis pakai susu pembersih.
Susu pembersih biasanya cocok untuk yg kulitnya kering. Karena hasil akhir setelah pakai masih terasa lembab. Kalo saia karena kulit saia kombinasi (normal-berminyak) jadi kurang begitu suka.

2. Toner


Toner ini biasanya dijadikan gandengannya susu pembersih karena memang fungsi toner adalah untuk memaksimalkan kerja pembersih dan mempersiapkan wajah buat menerima krim siang/krim malam/produk perawatan lainnya.
Sebenernya ga cuman setelah susu pembersih aja sih, saia kalo abis cuci muka pakai sabun pun tetep pake toner.
Toner biasanya berbentuk cair encer kayak air gitu. Biar gampang dituang ke kapas lalu diusapkan aja ke wajah.

3. Busa Pembersih (Facial Foam / Foaming Wash)


Busa pembersih atau facial foam atau foaming wash ini berbentuk busa. jadi gak perlu dibusakan dengan air karena ketika produk dikeluarkan dari wadah udah berbentuk busa. Pembersih bentuk ini biasanya diperuntukkan untuk kulit berjerawat dan sensitif. Kulit berjerawat sensitif itu biasanya jerawatnya merah-merah trus besar-besar sampai sakit. Kulit yang kayak gitu butuh perlakuan khusus.
Cara pakainya sama kayak sabun biasa sih. Tinggal usapkan diwajah yang basah lalu bilas.

4. Gel Pembersih (Facial Gel)


Pembersih ini biasanya berbentuk cairan kental bening, jadi bentuknya ga sepenuhnya gel. Menurut saia pembersih bentuk ini bisa untuk semua jenis kulit. Tergantung keterangan dari produknya aja.
Cara pakainya juga sama aja dengan yang lain. Tinggal tuang di tangan lalu busakan pakai air, terus usapkan pada wajah basah lalu bilas deh.

5. Sabun Pembersih (Facial Wash)


Kalau pembersih yang ini bentuknya mirip lotion tapi bisa dibusakan. Produk jenis ini biasanya untuk kulit normal dan berminyak, tergantuk keterangan dari produknya.
Cara pakai juga sama dengan Gel, tinggal dibusakan pakai air lalu diusap diwajah yg basah lalu bilas dengan air.

6. Facial Scrub

Facial scrub biasanya bentuknya seperti Facial Wash (seperti lotion gitu) dengan butiran-butiran scrub yang ada dalam produk. Produk ini fungsinya untuk mengangkat sel-sel kulit mati yang biasanya tidak ikut terangkut pakai sabun pembersih biasa.
Cara pakainya sama dengan sabun-sabun pembersih lain yaitu diusapkan diwajah yang basah. Kenapa harus basah? Karena butiran scrub bisa saja melukai kulit jika dipakai di kulit yang dalam keadaan kering. 
Facial Scrub cocoknya untuk kulit normal dan berminyak.

7. Peeling Gel


Berbeda dengan Facial Scrub, Peeling Gel ini penggunaannya kulit harus dalam keadaan kering. Fungsinya sama seperti Facial Scrub yaitu untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Biasanya bentuknya benar-benar gel. Aplikasikan ke kulit lalu usap-usap di daerah yang sama selama beberapa detik sampai butiran-butiran kulit matinya terangkat. 

8. Sabun Batang Pembersih (Facial Cleansing Bar)


Dari nama udah kelihatan ya kalo pembersih ini bentuknya sabun batangan. Saia rada ga suka sih sama pembersih wajah bentuk ini. Selain mnurut saia ga higienis, pembersih bentuk ini seringnya meninggalkan kesan kesat setelah pemakaian. Menurut saia, kalo kesat gitu berarti masih ada produk yg tertinggal. Coba deh diemin muka yang abis dicuci trus rasanya kesat ntar pasti muka rasanya tebel kayak udah pake produk lagi padahal belum dipakein apa-apa.
Cara pakainya sama kok tinggal dibusakan aja lalu diusap ke wajah lalu bilas deh.
Produk bentuk ini biasanya untuk kulit berminyak. Tapi pada produk-produk tertentu ada juga yang bisa untuk kulit kering atau malah untuk kulit sensitif.

9. Cleansing Tissue


Jaman makin modern, inovasi produk makin banyak juga. Pembersih ini bentuknya tisu basah dan pemakaiannya gampang banget. Tinggal diusap aja ke wajah yang perlu dibersihkan. Ga perlu dibilas.
Produk ini diperuntukkan untuk yang lagi traveling yang ga punya waktu banyak atau ribet bawa berbagai produk pembersih wajah. Kalo lagi di rumah sih ga usah pakai pembersih yang model gini. Selain harganya yang lumayan, pembersih model gini menurut saia belum maksimal dalam membersihkan. Masih perlu toner. Tapi kalau lagi traveling kan modelnya kepepet jadinya pake ini aja jg gapapa..hehe

10. Cleansing Oil (Minyak Pembersih)


Yang belum familiar sama pembersih jenis ini pasti pada geli dengernya. Minyak kok dipakai buat muka. Eits..jangan salah..olive oil atau minyak zaitu itu sangat bermanfaat lho untuk wajah terutama untuk kulit kering karena salah satu khasiatnya itu dapat melembabkan. Tapi kalo minyak yg bener-bener minyak gitu biasanya ketika dibasuh masih meninggalkan kesan greasy atau licin bekas minyak. Beda dengan Cleansing oil, selain diformulasikan khusus untuk membersihkan wajah, cleansing oil ini akan hilang ketika dibasuh dengan air.
Cara pakai produk ini yaitu usapkan pada wajah dalam keadaan kering. Usap-usap sambil dipijat lalu basuh dengan air. Kalo saia biasanya lanjut cuci muka pakai facial wash atau facial gel (tergantung lg nyetok yg mana..hehe).

11. Cleansing Water / Micellar Water


Yuhuuu..ini nih yang lagi booming sekarang ini. Ini cuman air. Iya bener cuman air. Tapi bukan sembarang air. Air ini mengandung/menyimpan misel atau molekul-molekul minyak berukuran kecil. Karena air saja ga cukup buat ngangkat kotoran dan make up, jadi molekul-molekul minyak inilah yg bertugas mengangkat kotoran dan make up.
Cara pakainya gampang, tuang produk pada kapas lalu usapkan pada wajah. Jika kapas masih kotor, ulangi lagi sampai kapas lebih bersih.
Kalo saia pribadi sih lebih suka cleansing oil karena lebih hemat kapas..hehehe

Fiuh..banyak juga ya ternyata jenisnya untuk produk pembersih wajah aja..
Mungkin yang saia sebutkan diatas adalah sebagian kecil dari jenis produk pembersih wajah.

Oiya, sedikit tips nih dari saia..
Pada saat membersihkan wajah menggunakan sabun atau cleansing oil, usahakan jangan buru-buru membilasnya dengan air. Usap dengan lembut perbagian wajah minimal 10 detik untuk tiap bagian baru bilas dengan air. Hal ini dilakukan agar pembersih dapat membersihkan wajah secara maksimal.

Sekian postingan tentang macam-macam jenis pembersih wajah. Jika kalian merasa ada yang kurang, monggo dipersilahkan komen dibawah.
Sampai jumpa di postingan selanjutnya..

Jya Nee..~

XOXO

*a/n : semua gambar diatas saia dapet dari mbah kita bersama yaitu mbah gugel ya..^^*

Love It #3 : Review Mineral Botanica Acne Series + Facial Scrub


Oke.. Postingan terakhir bulan Agustus dan sekarang taun baru udah tinggal menghitung hari.
Bagaimana kabar kalian semua?
Apakah sudah ada resolusi baru untuk tahun depan?
Apakah resolusi tahun ini sudah tercapai semua? Sebagian? Ato malah tinggal wacana?
Kalo saia sih.. Alhamdulillah resolusi yg saia rancang sekitar 3 tahun yang lalu sudah mulai tercapai sedikit demi sedikit. Jadi menurut saia gak masalah sih resolusi kita mau tercapai tahun ini atau tahun depan atau tahun-tahun berikutnya.  Asalkan kita tetap fokus dan mau bergerak maju untuk mencapai resolusi yg kita inginkan. #hazeekkk
Contohnya nih.. Saia pengen dapet kerjaan yg jelas lah sekitar 2 tahun yang lalu Dan baru bisa kesampaian akhir tahun ini.
Saia selalu percaya kalo kekuatan pikiran, keinginan dan kesabaran pasti akan menghasilkan. #wenaakkk #lophinaGoldenWays *LOL XD

Yups..cukup ber-Mario Teguh-nya. Sekarang waktunya revieewww.. \(^0^)/
Kali ini saia mau review pasukan merah muda + ranger putih dari Mineral Botanica ini (selanjutnya kita singkat jadi MiCa aja ya). 

Akhir-akhir ini muka saia lagi break out. Bukan break out yang jerawatan parah gitu sih, tapi lebih ke banyak komedo dan whitehead bermunculan. Emang akhir-akhir ini saia sering bolak-balik antara Jakarta-Blitar-Malang-Kediri (sekarang Bekasi-Jakarta *harus diperjelas soalnya beda antarikasa XD #lol*). Mungkin keadaan air, cuaca yang beda-beda ini yang bikin muka saia break out. Belum lagi perawatan yang gak maksimal. Makanya saia lagi nyoba Acne Series dari Mineral Botanica ini. Karena selain memperhitungkan kandungan produk, saia juga memperhitungkan kesehatan dompet saia #lagikere *hiks *hahaha.
Kenapa saia lebih milih produk Mineral Botanica? Karena sebelumnya saia pernah pake Day Cream yang Acne waktu muka jerawatan parah langsung reda makanya saia penasaran sama produk lainnya dari Acne Series ini.
Produk yang saia coba kali ini berupa facial foam, toner, day cream  dari Acne Series dan facial scrub.
Produk-produk dari MiCa ini selalu dibungkus dengan plastik rapat sehingga terjaga kualitasnya.
Ciri khas dari Acne Series ini adalah packaging-nya yang berwana pink dengan tulisan produk yang simpel dan elegan. Gak tau kenapa akhir-akhir ini saia suka sama warna pink begini. Udah tobat jadi cewek kali ya XD *lol. Oia, produk dari Acne serie ini juga aromanya sedikit maskulin kayak produk skin care buat cowok dimana itu aku ga begitu suka. Saia lebih suka aroma floral ato fruity gitcyuh.. *nari dipadang bunga*

[PERHATIAN ! : Harga yang saia cantumkan di bawah ini adalah untuk pembelian di Toko Raya, Kota Malang tanggal 20/11/2016]

1. Facial Foam (100 ml, Rp 24000)


Wadah facial foam-nya berupa tube dengan tutup flip top. Agak dilema sama packaging kayak gini. Takutnya kalo dibawa traveling jauh bakalan kepencet trus kebuka.

Berikut tampilan dan klaim dari produk dan bahan-bahan yang terkandung.

Busa yang dihasilkan beneran busa. Banyak dan lembut banget di muka. Setelah dibilas, dimuka masi sedikit kesat, (kalo kalian baca review Facial Gel Wash Melanox disini, saia bilang kalo saia sukanya yang hasilnya ga kesat), tapi masih toleran lah. Ga kesat-kesat banget. Soalnya kalo kesat banget tu rasanya kayak masi ada produk yg ketinggalan di muka.

2. Toner (100 ml, Rp 22500)


Kemasan tonernya simpel banget. Cuman btol kotak dengan aksen sedikit melengkung dan transparan. Tutupnya lagi-lagi pakai model flip top.

Berikut tampilan dari produk.


Klaim dan bahan-bahan yang terkadung dari produk.


Tonernya berwarna bening transparan. Kayak air biasa. Performa toner ini lumayan memaksimalkan kinerja dari facial foamnya. Setelah pemakaian, kapas yang digunakan warnanya jadi lumayan buthek. Ga seputih sebelumnya.

3. Day Cream (25 g, Rp 48500)


Kemasan day cream ini berupa jar yang mana saia ga suka. Soalnya kalo saia pake model jar begini suka belepotan kemana-mana dan jadi ga higienis.

Berikut tampilan, klaim dan bahan-bahan yang terkandung dari produk.
Box dari produk udah kebuang jadi cuman bisa moto keterangan yang ada di jar-nya. Maap yakk.. :p
Tekstur dari day cream ini termasuk ringan dan gampang banget menyerap di kulit. Ga greasy dan ampuh banget buat jerawat yang besar-besar gitu.

4. Facial Scrub (60 ml, Rp 22.500)


Kemasan facial scrub ini sama dengan facial foam-nya hanya saja berukuran lebih kecil dan warna kemasan terdiri dari putih dan biru muda. Tutupnya masih sama juga dengan facial foam-nya yaitu berbentuk flip top.

Berikut klaim dan bahan-bahan dari produk.



Bentuk produk berupa cream dengan scrub lembut. Busakan dengan air terus usap di wajah. Setelah itu bilas sampai bersih. Saia harus bilang cukup puas dengan produk ini. Setelah dibilas hasilnya lembut banget dimuka bahkan lebih lembut daripada facial foam yang acne series. Hanya saja ngebilasnya emang lebih lama daripada yang facial foam. Bagian hidung landak saia jg berasa lebih lembut setelah pake ini.


Kesimpulan? 
Produk ini murah tapi ampuh banget untuk jerawat. Menurut saia cocoknya untuk yang jenis kulitnya benar-benar berminyak karena setelah pakai facial foam-nya kulit saia jadi kering dan setelah agak lama sedikit mengelupas. Day cream juga tidak membantu untuk memperbaiki kulit saia yang kering. Mungkin karena emang produk ini untuk kulit yang berminyak parah sedangkan saia jenis kulitnya kombinasi.

Rating? 3/5 (Nilai plus buat harganya yang ramah di kantong :D)

Repurchase? Nope, I need to upgrade my skin care routine XD

Talk Talk Talk #2 : Kegalauan Wanita Seperempat Abad

Life is hard..
Women's life is harder..
Lagi galau (T^T)

Saia bukanlah penggemar superhero wanita. Superhero yg saia suka cuman Iron Man (karena ganteng, pinter dan kaya) sama Captain America (karena gentleman dan ganteng #ofcourse).
But..I believe that every woman deserve to be called Wonder Woman. Siti Khadijah (Istri Nabi Muhammad SAW), Ibu RA Kartini, ibu kita, kamu, tak terkecuali..Me.


Wonder Woman lagi ngamuk. Tiati buat para cowok. (sc : mbah Google)
Buat para cewek kelahiran 90-an pasti bakal mengerti banget sama curhatan saia di post ini.
Diusia-usia kayak saia sekarang ini (anggap saja seperempat abad), seorang wanita udah mulai dibayang-bayangi yang namanya pernikahan karena di Indonesia, terutama adat Jawa, umur segini tuh cewek udah termasuk perawan tua. Kalo cowok mah sebodo amat mau nikah umur berapa.
Dan saia termasuk jajaran para wanita yang ditanya "Kapan nikah?", "Kapan dilamar?", dan saia cuman bisa jawab "Doa'in aja" -_-.

Yang satu pengkhianat krn nikah duluan >~<
Selain pertanyaan diatas yang bikin kuping pekak, akhir-akhir ini saia banyak banget dapet wejangan tentang pernikahan.Yang saia tulis disini nanti merupakan rangkuman wejangan yang saia dapat dan sebagai pengingat juga buat saia.

Ketika seorang cewek sudah sah dalam akadnya, seketika itu pula surganya berpindah sepenuhnya ke suaminya. Namun surga suami masih tetap berada pada ibunya. Mulai dari sini lah perjuangan cewek menjadi wanita dimulai. Cobaan jaman pacaran mah apa atuh. Ga ada apa-apanya kalo dibanding sama cobaan kalo udah nikah. Wanita harus tunduk dan patuh terhadap suami namun suami harus tetap tunduk dan patuh pada ibunya. Wanita harus tetap mendukung bakti suami terhadap ibunya. Jika suami tidak bisa berbakti pada ibunya gara-gara istri, maka istrilah yang berdosa. 
Menurut saia ini berat, karena kita harus melayani suami namun suami harus tetap berbakti pada ibunya. Belum lagi kita harus menuruti dan memenuhi segala permintaan suami (asal permintaan tersebut tidak melenceng dari agama Islam aja) , walaupun kita dalam keadaan lelah, dengan tersenyum agar suami senang.
Setelah itu ketika wanita hamil dan punya anak. wanita dituntut terus untuk beradaptasi. Wanita dituntut untuk keep strong walopun dalemnya fragile. Wanita nangis? wajar..tapi jangan didepan suami (itu salah satu wejangan dari seseorang yang udah saia anggap mbak sendiri).

Berat kan jadi seorang cewek? Kalo ni cewek ga dapet dukungan dari suaminya..wahh..udah tamat dari kapan tau ni cewek. Tapi....hanya dengan mematuhi suami, wanita bisa masuk surga dari pintu mana saja. Itu janji Allah SWT lho..
Allah SWT ga mungkin bohong kan? ^^

Nahh..saat ini saia lagi belajar nih..
Yang namanya nahan ego. Karena nahan ego alias mengalah itu kunci nomer 1 kalo mau pernikahan awet (ini salah satu wejangan dari mbak jg nih).
Tapi saat ini ga bisa tiba-tiba saia berubah jadi nabi yang sabar banget kalo dapet cobaan. Saia tetep manusia biasa dan semuanya butuh proses dan bertahap.
Saat ini pun saia masih dalam tahap awal untuk belajar hal-hal di atas. Tapi ya seperti yg saia bilang sebelumnya, ga bisa langsung berubah total 100%. Masih gampang sakit hati. Masih sering keluar egoisnya. Masih sering ngalem (manja). Masih sering sinis. Tapi percayalah wahai engkau calon suamiku..saia saat ini benar-benar sedang berusaha.

Yang aku jabarin di atas adalah fase awal seorang cewek menjadi wanita. Apa bedanya cewek sama wanita? Kalo cewek biasanya masih dianggap kekanak-kanakan kalo wanita biasanya udah dianggap dewasa. 
Bener ga? Iya ga? #iyainAjaPlis #orangGaloDiIyainAja
Dan masih banyak fase-fase selanjutnya yang akan membuat kita bener-bener jadi Wonder Woman.

Oiya..postingan ini bukan bermaksud meremehkan peran cowok lho ya..
Jadi cowok juga berat..tapi dalam porsinya masing-masing.
Disini saia hanya membahas perjuangan menjadi seorang cewek a.k.a wanita a.k.a istri.
Yahh..walopun saia belom jadi istri orang, semoga buat para pembaca yang udah jadi istri maupun belum tetep semangat dan pantang menyerah walaupun kita adalah wanita.
Because..every women in this world deserve to be a Wonder Woman.^^

XOXO

Beauty 101 #1 : Serba-Serbi Sun Protection


Disini sapa yang tau perbedaan sunscreen dan sunblock? 
Atau malah ada yang mengartikan dua kata ini memiliki arti yang sama?
Padahal sunscreen dan sunblock itu artinya beda banget lho..

Sunscreen / tabir surya bisa dianalogikan sebagai filter yang menyaring paparan sinar ultraviolet terhadap kulit. Produk sunscreen biasanya mengandung SPF (Sun Protector Factor) dengan presentasi yang bervariasi. Sebagai filter, sunscreen hanya memfilter paparan sinar UV B saja, sementara sinar UV A yang dapat meningkatkan risiko kanker kulit dan penuaan dini masih belum dapat diatasi oleh sunscreen.

Sedangkan sunblock terdiri dari komposisi mineral aktif sepertiseng oksida/titanium oksida. Kedua jenis mineral ini terbukti ampuh untuk menangkal pengaruh negatif sinar UV A dan UV B yang diakibatkan oleh paparan sinar matahari. Sunblock memiliki kandungan alami yang tersusun dari mineral aktif yang akan bekerja pada permukaan kulit dan berfungsi untuk "membelokkan" paparan sinar matahari agar tidak langsung mengenai kulit.
(sc : kawaiibeautyjapan.com/article/1361/sunblock-dan-sunscreen-berbeda)

Terus..artinya SPF dan PA++ yang biasanya tertera pada kemasan produk tabir surya apa?

Seperti yang disebutkan di atas bahwa sinar UV terdiri dari 2 macam yaitu UV A dan UV B. SPF yang merupakan pelindung dari sinar matahari hanya dapat menangkal sinar UV B. Sinar UV B adalah gelombang pendek dan penyebab sunburn yang disebabkan oleh sinar matahari. Sinar ini cenderung merusak lapisan terluar kulit. Angka yang tertera setelah tulisan SPF biasanya menjelaskan berapa lama produk tersebut bekerja. Biasanya yang baik itu minimal SPF 15. Dibawah itu, produk sudah tidak optimal dalam memfilter sinar UV. Apalagi kalau di negara tropis seperti Indonesia ini lebih baik pakai produk dengan SPF minimal 30.
Sedangkan sinar UV A adalah gelombang panjang yag dapat menembus kaca sekalipun. Sinar ini yan berperan besar terhadap kerusakan kulit yaitu keriput, flek hitam bahkan kanker kulit. Jadi ketika dirumah dan gak kemana-mana, tetep wajib pake sunblock ya gaes. Untuk menangkal sinar UV A menggunakan PA+. PA sendiri merupakan singkatan dari Protection Grade of UV A. Istilah PA ini di ditemukan oleh ilmuwan Jepang. Tanda PA+ berarti produk tersebut dapat melindungi dari sinar UV A. Semakin banyak '+'nya, semakin bagus.

Nah..Sekarang udah paham kan perbedaan sunscreen dan sunblock dan juga arti dari SPF dan PA yang biasanya tertera pada kemasan produk sunblock?
Makanya..pakai sun-protection itu oenting banget gaess karena merawat kulit sama denga investasi di hari tua nanti. Ga mau kan keliatan tua padahal umur masih dua pulihan?^^

Love It #2 : Review PIXY BB Cream Bright Fit



Saia ini termasuk orang yang setia apalagi kalo berurusan sama produk yang saia pake sehari-hari (baca: males :p). BB Cream ini pun langsung jadi favorit saia padahal so far saia baru nyoba 2 merek BB Cream. Ntar deh kalo saia udah lebih berduit baru saia akan nyobain yang lain. Hehe

Mau tau kayak apa sih BB Cream yang murmer tapi kualitas ga main-main ini #tsahh?
Langsung cekidot ajah..


Kemasan BB Cream ini berbentuk tube dengan mulut yang lumayan kecil jadi gampang ngontrol keluarnya produk. Selain itu dengan tutup ulir gini jadi lebih higienis dan ga takut beleberan pas dibawa kemana-mana. Soalnya saia anti banget sama produk yang wadahnya jar. Selain ribet juga ga higienis karena colak-colek langsung pake tangan.



Shade yang saia pake ini Cream. Warnanya cocok buat kulit yang medium fair kayak saia ini. Coverage-nya termasuk sheer to medium. Lumayan mencerahkan kan meratakan kulit saia ini walopun beberapa bekas jerawat yg parah g abisa tertutup sempurna.



Yang saia suka dari produk ini adalah kandungan formulanya yang non-comedogenic sehingga ga usah takut bakal nambah komedo, selain itu ada smart-lock powder yang menjamin mukamu tetep terlihat cerah walopun sampe malem. Saia udah buktiin nih. Pake BB Cream ini pagi, sampe malem masi keliatan kayak pake bedak padahal udah kena air wudhu beberapa kali lho. Dan yang terakhir ada SPF 30 & PA++ yang melindungi kulit kita dari ganasnya UV A & UV B.




Untuk ketahanan di muka lumayan lama lho. 4-5 jam pemakaian baru keluar minyak di muka. Itupun ga parah sampe kayak ladang minyak gitu.



Habisnya produk juga lamaaaaa. Bisa 3-4 bulan baru abis. Padahal saia pake tiap hari dan makenya lumayan sadis lho.

Pokoknya love love banget lah sama produk ini.

Rating 4/5
+ Mengandung SPF 30 & PA++
+ Mengandung formula smart-lock powder & non-comedogenic
+ Cocok untuk kulit berminyak
+ Tahan lama
+ Harga terjangkau (banget^^)

- Belum nemu

Repurchase? Kalo belum nemu yang laen ya YES :D

PS: saia lupa moto-in klaim dan kandungan produknya soalnya kardusnya udah keburu kebuang.
PSS: watermark pada foto itu blog saia satunya. Tadinya waktu edit foto-foto ini niatnya sih mau dimasukin ke blog yang ntu tapi saia sekarang males ngurusin dua blog jadinya semuanya saia gabung disini ajah. *lah..malah curhat* :P